cinta
Tuesday, April 15th, 2008masih teringat ketika malam itu kau paksa aku menerima cinta yang semu dan berdebu
sambil meniup kaca yang berdebu kamu menatap jauh keluar
melamun melihat air hujan yang turun membasahi tanaman apelmu
berharap esok pagi tanaman apel itu sudah menjadi pohon apel yang berbuah banyak
yah kamu mau aku seperti tanaman apel itu.
kamu mau aku menerima cintamu.
kamu mau aku membuahi cinta yang kamu tanam sehingga bisa kamu nikmati ranum buah nya
sayang..
air hujan yang ingin kamu semayamkan dalam cintaku
terlanjur aku muntahkan kembali
karena aku tidak menerima air hujan sebagai penyegar tanaman cintaku
yang aku mau hanya air mata kesabaran,yang turun perlahan jatuh ke dada lalu meresap ke hati
itulah cinta sejati..
15 april 2008
kamar sederhana - masih menulis