semua berawal dari logika etika dan estetika
jadi gini,setiap perilaku lo akan masuk ke otak gw,trus otak kiri gw mencerna perilaku lo logis apa ngga?,tapi ga sampe logis doank,hati gw akan merasa untuk menilai perilaku lo itu layak (etis) apa nggak?.dan langkah terakhir otak kanan gw akan menilai perilaku lo itu indah (estetik) apa nggak?.
jadi itu semua hak gw untuk menamai perilaku lo
baik atau busuk?
layak atau rusak?
indah atau sampah?
dan semakin perilaku lo itu ga berubah (statis) gw akan menyebut itu adalah karakter asli lo.
misal kalo lo selalu berbohong.
pasti gw akan bilang lo pembohong !
misal kalo lo selalu ngomong.
pasti gw akan bilang lo cerewet !
dan misal.
kalo lo selalu "menganggap semua hal adalah penentuan siapa benar siapa salah,dan siapa menang siapa kalah."
cuma ada dua kemungkinan.
TENGGELAM DALAM KEANGKUHAN !
ATAU
KELAPARAN AKAN KETUHANAN !
kasihan sungguh kasihan.
azzam izzatal islam.
untuk dia dan kalian yang menganggap tanpa menanam benih bisa memetik buah !